Pengunjung Blog

Histats.com © 2005-2014

INFO BABEL

PEMDA BELITUNG

PEMDA BELITUNG TIMUR

BUKA FOTO UNIK ATAU VIDEO UNIK, ANDA AKAN TERSENYUM

ISMAIL

Diposkan oleh On 8:03 AM with No comments

                                   ISMAIL " OMONGAN HAMZAH TIDAK SESUAI FAKTA "
Ismail Suami korban pelecehan sexual kepada wartawan mengatakan,” berdasarkan informasi dari Ketua LSM Lintar Beltim Pak Hendri,  Pak hamzah sudah dipanggil Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Belitung Timur untuk didengar kejadian sebenarnya, tapi saya ambil kesimpulan bahwa omongan Pak Hamzah ke Pak Hartoyo Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Belitung diantara mengatakan kami ingin memerasnya 30 juta itu tidak benar,omongan tidak sesuai fakta, hamzah seorang oknum guru pembohong dan tidak patut ditiru, saya akan jelaskan duduk persoalannya dari awal, supaya Pak Hartoyo mengerti dan melakukan tindakan tegas kepada Pak Hamzah yang diduga kurang ajar mencoba melakukan pelecehan terhadap istri saya walaupun sudah dilaporkan tapi kami tempuh jalan penyelesaian secara kekeluargaan, jelas Ismail.
“ Setelah kejadian dugaan pelecehan tersebut sempat akan diselesaikan di Kantor Desa Tanjungklumpang,tapi saat itu Paqk Hamzah tidak mau mengakui dan menyuruh supaya dilajut ke jalur hukum,dan katanya,kalau tidak terbukti dia akan nuntut balik pemcemaran nama baik, karena ada saran dari LSM untuk ditindak lanjut, akhirnya kami lapor ke Polres Belitung, sebelum diproses lebih lanjut,pihak Polres Beltim menyarankan untuk diselesaikan secara kekeluargaan dengan ganti rugi pelaku kepada korban dan suaminya karena beberapa waktu tidak mencari rezeki,istri saya saat itu berkata “ saya tidak mau menjual harga diri saya ditukar dengan uang,karena kesal dia menyahut gimana kalau 30 jt ganti rugi, tapi dijawab polisi kalau itu pemerasan, dijawab istri saya,” kan tadi bapak sendiri yang ngasih jalan seperti itu,kemudian oleh pihak polres bertanya ke Pak Hamzah gimana usulan keluarga Pak Ismail,dijawab Pak Hamzah,” itu sih pemerasan,akhirnya karena saya juga tidakmau dikatakan mau melakukan pemerasan, akhirnya kami minta dibuatkan laporan pengaduan dan diproseslah oleh Pihak Polres Beltim dan berlajut dilakukan pemeriksaan korban dan diduga pelaku dst…. , seiring perjalanan waktu, hari kedua lebaran haji beberapa waktu lalu,Pak Hamzah, istrinya,mertua,dan anaknya datang kerumah saya sampai bersujud sujud dan menangis minta maaf kepada saya dan istri saya,  jadi disini saya menjelaskan jangan lagi umbar cerita yang tidak benar, masalah ini sudah dianggap selesai walaupun saya kecewa kasus ini tidak dapat dproses sampai kepengadilan,biarlah anggap ini pembelajaran,sekali lagi kami berharap pihak Dinas Pendidikan bertindak sesuai aturan PNS  kalau Pak Hamzah bersalah tindak tegas karena telah mempermalukan PNS dan guru di Belitung Timur,” Ungkap Ismail didampingi Sukardi Sekretaris LSM Lintar Beltim.
Ketua LSM Lintar Belitung Hendriyadi mengatakan, “, beberapa waktu lalu saya mengahadap Kadin Pendidikan Beltim Pak Hartoyo, untuk mengetahui sejauh mana tindakan Dinas terhadap Pak Hamzah, Pak Hartoyo menjelaskan panjang lebar,diantaranya, katanya Pak Hamzah mengatakan dia diminta uang 30 jt dst…., kemudian intinya pak hamzah akan diproses dan akan ada tindakan untuknya, itu kata Pak Hartoyo,” ungkap Hendri.
“ kami dari LSM Lintar akan kawal terus masalah ini, nanti kami akan buat surat resmi langsung
Ke gubernur kalau kepala dinas Pendidikan Beltim tidak bertindak, sekarang Pak Hamzah enak enakan dirumah sudah sekitar tiga bulan tidak masuk kerja alias bolos dan ini sudah pelanggaran disiplin dan harus ditindak tegas, jelas Hendri.
Sebelumnya Ibu Rosmah selaku korban mengatakan,” awal mulanya Pak Hamzah datang kerumah saya minta fotokopi KTP dan pada saat itu posisi aku lagi didapur dan aku langsung keluar ruang tamu dan tanya kepada Pak Hamzah ada perlu apa, jawab Pak Hamzah mau minta fotokopi KTP. Lalu saya masuk kedalam kamar mencari kunci lemari dan kuncinya tidak ketemu dan saya membalikkan badan dan melihat Pak Hamzah  masuk kedalam kamar saya dan saya bertanya kenapa masuk dalam kamar, lalu Pak Hamzah ingin memegang tetapi saya tolak dan  berkata jangan nanti saya ribut lalu jawab Pak Hamzah, dulu aku jamah tidak marah, saya ketakutan lalu jongkok dan Pak Hamzah berusaha ingin memeluk, tetapi tidak berhasil dikarenakan saya berteriak memanggil ibu saya dan memanggil anak,” ungkap Ibu Rosmah.  (Tim)
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

loading...