Pengunjung Blog

Histats.com © 2005-2014

INFO BABEL

PEMDA BELITUNG

PEMDA BELITUNG TIMUR

BUKA FOTO UNIK ATAU VIDEO UNIK, ANDA AKAN TERSENYUM

Batu Kesehatan

Diposkan oleh On 10:24 PM with No comments



Black Tourmaline
Batu Asal Belitung Bernilai Komoditas Tinggi


Hasil laboratorim SKY GEMOLOGICAL LABORATORY Jakarta Timur dan Hasil Laboratorium GEM – AFIA GROUP Bandung Batu Arang Kusang ternyata adalah NATURAL BLACK TOURMALINE akhirnya Hasil Labor Ini mematahkan anggapan beberapa pengrajin batu yang mengatakan Tourmalin tidak ada di Belitung, ternyata 100 % ada di Belitung.
Di Indonesia Batu ini hanya ada di Belitung, Bangka Barat, Bangka Tengah dan Dabo Singkep Riau.
Danche, penggemar batu akik warga Desa Aik Pelempang Jaya, Tanjungpandan mengaku lega. Hasil laboratorium gemologi terhadap batu kristal hitam yang ia temukan di kawasan pertambangan Musang, Kecamatan Sijuk telah keluar.Begitu juga sertipikat hasil laboratorium dari bandung juga mengatakan batu tersebut Black tourmaline
Rasa penasaran karena banyaknya silang pendapat terkait batu ini terjawab sudah. Sky Gemological Laboratory yang berlokasi di Tamini Square Trade Mall, Jalan Taman Mini Raya, Pinang Ranti, Jakarta Timur mengeluarkan Gem ID untuk batu hitam miliknya dan Hasil Laboratorium Gem Afia Group yang beralamat di Jln. Pajajaran 128 Bandung 40173 mengeluarkan Sertifikat untuk batu milik Ibu Vivi yang hasilnya NATURAL BLACK TOURMALINE.
Danche mengaku hasil laboratorium ini bukan main-main. Para gemologist dari Sky Gemological Laboratory mengeluarkan pendapat gemologi tentang spesifikasi dan identitas batu hitam miliknya sesuaidengan spesies, varitas dan treatment-nya menggunakan metode dan peralatan gemologi sesuai standar Gemological Institute of Amerika, begitu juga  Gem Afia Goup yang di motori oleh Ir. H Sujatmiko, Dipl.Ing. hasil tesnya tidak terbantahkan lagi.
“Hasil lab, batu ini adalah black tourmaline. Kenapa batu ini sampai ke lab, karena rasa penasaran aja dan aku ingin tahu kebenaran yang bisa dipertanggungjawabkan. Selama ini banyak dipertentangkan, ada yang bilang arang usang, pasir bulin, black onix. Tapi sekarang sudah jelas, ini black tourmaline,” kata Danche.
Menurut Danche, selama ini ia telah yakin bahwa batu berwarna hitam yang banyak dijumpai di kawasan eks tambang timah ini adalah batu semi permata black tourmaline. Keyakinannya diperkuat dengan pernyataan beberapa alumni Institute Teknologi Bandung (ITB) yang datang bersama Menko Kemaritiman Indroyono Soesilo dan Menteri Pariwisata (Mempar) Arief Yahya ke Festival Batu Akik Pulau Belitung di pelataran parkir Hotel Grand Hatika Belitung, sabtu (14/3) lalu.
“saat mereka mampir ke stand kita, mereka banyak  tanya-tanya soal moneral Belitung. Ternyata mereka banyak tahu, bahwa dalam kuarsa banyak bebatuan yang bagus-bagus. Lalu saya tunjukkan batu hitam temuan saya ini, mereka membenarkan bahwa itu black tourmaline,” kata Danche.
Menurut Danche, black tourmaline merupakan batu semi permata bernilai komoditas tinggi. Beberapa negara telah menggunakan black tourmaline  untuk dijadikan alat bio terapi dengan harga yang mahal. Bila demikian, black tourmaline Belitung menjadi sebuah potensi usaha baru bagi masyarakat yang memiliki pasar di dalam dan luar negeri.
“Sebelum masuk lab, batu saya ini sempat ditawar oleh seorang kolektor batu yang sedang berada di lab itu. Dia tawar dengan harga Rp 1 Juta, karena tourmaline dengan gosokan mulus seperti punya saya ini sulit ditemui. Tapi karena ini untuk uji lab, jadi tidak saya jual,” kata Danche.
“ Setelah hasil laboratorium keluar, ternyata kadar black tourmaline miliknya ini 12,11 karat (ct). pasarannya 1 karat balck tourmaline Rp 125 ribu, maka menurut Danche nilai batu balck tourmaline miliknya sekitar Rp 1.513.750 dengan kadar 12,11 karat.
“Kolektor itu memang pandai memperkirakan kadar balck tourmaline punya aku ini, hanya dengan sekali lihat,” katanya.
Menurut Danche, di Belitung balck tourmaline banyak ditemukan di seputaran Kecamatan Sijuk, Kelapa Kampit serta Gantung. Hal ini berdasarkan dokumen sejarah diMuseum Kabupaten Belitung bahwa pada penambangan timah tahun 1950-an telah ditemukan tourmaline.
“Saya berharap, batu ini bisa mempunyai nilai jual bagus sehingga kita bisa menjadikannya souvenir untuk wisatawan yang datang ke Belitung,” ungkapnya.

Salah seorang penggemar batu mulia Ibu vivi mengatakan,” awalnya saya juga penasaran apa benar batu tourmaline ada dibelitung, akhirnnya saya dengan suami saya melakukan pencarian dibeberapa tempat eks pertambangan timah di wilayah sijuk, dan mendapatkan batu tersebut sekitar 2 kilo, karena rasa penasaran juga batu tersebut saya kirim ke Bandung di Gem Afia Group dalam keadaan mentah dan alhandulilah hasilnya batu arang kusang tersebut ternyata positif Batu NATURAL BLACK TOURMALINE, jadi apa yang dikatakan Danche saya mendukung, artinya di Belitung ada satam, ada batu kinyang da ada batu obat yaitu Tourmaline sekelas batu mulia,” Vivi
“ adanya batu tersebut juga dikuatkan dengan adanya bukti batu tourmaline di museum Kabupaten Belitung yang ditemukan pada tahun 1950 di wilayah pertambangan daerah PEGARUN 16-III berdasarkan catatan : KROL.08-02-1950.
“ Batu ini bisa dibuat perhiasan dalam keadan mentah bentuk liontin, gelang dllnya, jadi seharusnya batu ini juga diharapkan nantinya bisa sejajar dengan batu satam dan bisa juga membawa nama Belitung lebih terkenal lagi,” ungkap Vivi.

Ir. H.Sujatmiko,Dipl.Ing akrab dipanggil Miko mengatakan,” Salah seorang penggemar Batu dari Belitung mengirim batu yang kata orang Belitung Arang kusang dan setelah melalui proses pengetasan dilaboratorium kami  ternyata menunjukkan batu tersebut memang benar batu Natural Black tourmaline, awal dites dilihat bentuk kristalnya kemudian dilihat kekerasannya, kilapnya, berat jenisnya kemudian indek biasnya, sehingga hasil tes yang didapat menujukkan batu natural black toerrmaline, kandungan yang ada di batu tersebut bermacam macam a.l besi, magnesium, natrium, litium, atau kalium, chromium, batu ini memiliki gabungan chemical dari boron, slicate dan aluminium yang bisa membantu melancarkan peredaran darah.
 kalau cadangannya banyak bisa dipakai sebagai pelengkap dalam peralatan pengukur tekanan tinggi atau dalam peralatan optic untuk polarisasi cahaya di Indonesia Tidak terlalu banyak, hanya sekedar sebagai batu mineral koleksi dan sebagai bahan batu mulia,” Jelas Pak Miko
“ dan sejauh ini yang kami temukan hanya ada di Dabo Singkep, di Bangka Barat, Bangka tengah tentunya ada juga di Belitung dan sudah  melalui hasil tes dan dibuatkan sertifikatnya, kalau di Bangka barat dan di bangka tengah batunya agak lebih besar ada juga yang bentuknya tidak tembus cahaya ada juga yang tembus cahaya, batu tourmaline ini ada gradasi warna seperti yang ditemukan  di Brazil, bisa kemerahan, dari merah kebiru atau dari merah kehijau, semua positif  batu tourmaline  jadi selain Negara-negara yang menghasilkan  Tourmaline diantaranya : Brazil, California, Pakistan, Afghanistan, Afrika Timur, Madagaskar, Sri Lanka, dan Rusia ternyata di Indonesia ada juga diantaranya Dabo Singkep ada  di Bangka Barat, Bangka Tengah dan Belitung,’ Ungkap Miko ( Ali Hasmara )
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

loading...