Pengunjung Blog

Histats.com © 2005-2014

INFO BABEL

PEMDA BELITUNG

PEMDA BELITUNG TIMUR

BUKA FOTO UNIK ATAU VIDEO UNIK, ANDA AKAN TERSENYUM

PERS GARDA

Diposkan oleh On 7:59 AM with No comments

PERS GARDA DEMOKRASI BANGSA
(Oleh : Saipul Anwar) Jurnalis Beltim


Alam reformasi memberikan warna perubahan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di bumi pertiwi. Sejalan dengan waktu, Alam Reformasi memberikan kesempatan kepada insan pekerja pers yang dilindungi Undang - Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 tentang pers di Indonesia. Untuk melakukan kegiatan pers dalam rangka mengawal aspirasi dalam kehidupan berdemokrasi.
Pers/Wartawan di kalangan masyarakat umum hanya dikenal sebagai pencari berita dan membuat berita, namun sebenarnya jika di inpelmentasikan, insan pers adalah orang – orang yang punya profesi untuk menorehkan tinta emasnya.
Dalam wacana kehidupan sosial Pers selaku penulis, pers selaku reporter, pers selakucontrol sosial yang lebih luas, pers pemerhati pembangunan, pers pembawa aspirasi publik, dan pers pekerja di perusahaan- perusahaan Media Cetak dan Elektronik, yang menyampaikan berita untuk membuka opini publik.
Pers adalah profesi independen bebas dan tanggap terhadap jalannya sebuah kehidupan demokrasi. Untuk mengawal pembangunan baik di Tingkat Daerah Kota, Kabupaten, Provinsi, maupun di tingkat Nasional.
Pers atau wartawan menjalankan profesi dilindungi Undang – Undang Nomor 40 Tahun 1999.
Dalam Pasal 1 Bab I Undang – Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 disebutkan :
1.    Pers adalah lembaga sosial dan wahana komunikasi masa, yang melaksanakan kegiatan jurnalistik meliputi mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, dan menyampaikan informasi baik dalam bentuk tulisan, suara, gambar, suara dan gambar, serta data dan grafik, maupun dalam bentuk lainnya, dengan menggunakan media cetak, media elektronik, dan segala jenis saluran yang tersedia.
2.    Perusahaan pers adalah Badan Hukum Indonesia yang menyelenggarakan usaha pers, meliputi perusahaan media cetak, media elektronik, dan kantor berita, serta perusahaan media lainnya. Yang secara khusus menyelenggarakan, menyiarkan, atau menyalurkan informasi.
3.    Kantor berita dalah perusahaan pers yang melayanani media cetak, media elektronik, atau media lainnya serta masyarakat umum, dalam memperoleh informasi.
4.    Wartawan adalah orang yang secara teratur melaksanakan kegiatan jurnalistik.
Ditinjua dalam penjabaran Undang – Undang insan Pers adalah
-       Dalam kegiatan peliputan, mencari berita insan pers/wartawan haruslah selalu mengedepankan etika jurnalistik yang sudah di atau dalam kode etik jurnalistik yang diterbitkan oleh dewan Pers Indonesia.
-       Insan Pers/ Wartawan, adalah orang – orang terdepan dalam mengawali aspirasi publik, membuka opini masa, demi tercapainya sebuah pendapat umum untuk kepentingan pembangunan bangsa dan Negara. Didalam Demokrasi Pers adalah Garda terdepan Demokrasi Bangsa, untuk keadilan, dan kebenaran. Pers hendaklah selalu menjaga komitmen bebas dari segala aspek kepentingan atau dalam istilah yang sering disebut Independen, Pers Independen, mengedepankan Integritas dan Profesionalisme media masa, termasuk kegiatan dalam lembaga pers, yaitu Lembaga Ekonomi yang menjujung tinggi nilai nilai Idealisme dan bekerja secara professional. Fungsi pers selain untuk menyampaikan informasi, edukasi, rekreasi, dan mediasi, Pers juga berperan menyoroti kinerja legislatif, kinerja eksekutif, dan yudikatif, ini menunjukan bahwa pers memiliki kekuatan dalam mewarnai kehidupan berbangsa dan bernegara, terutama dalam menciptakan isu isu politik. Karena itu tidak mengherankan apabila pers sering ditakuti atau malah dianggap lawan oleh pihak – pihak yang berkuasa, ketika alur pemikiran dan tulisan rekan – rekan pers lebih mengarah kepada kritik yang menentang kebijakan penguasa yang tidak berpihak kepada kepentingan, jalannya kebijakan kekuasaan oleh pihak yang sedang berkuasa. Juga tidak mengherankan jika ada media masa yang sempat di bredel dan di larang terbit oleh Penguasa, karena beritanya dianggap menyerang pemerintah. Contohnya pada 21 Januari 1978, sejumlah pers Indonesia mencatat, pemberitaan Pencalonan Suharto sebagai Prisiden  Indonesia untuk ketiga kalinya, dan demo menentang korupsi yang marak terjadi di Era Orde Baru, Tujuh Harian Nasional yaitu Kompas, Sinar Harapan, Merdeka, Harian Pelita, The Indonesian Times, Sinar Pagi, dan POS Sore dilarang terbit.
-       Di Indonesia Pers disebut sebagai pilar keempat. Pers sudah lama terlibat dalam dunia politik. Dimasa penjajah Belanda Pers Indonesia di takuti, sehingga Pemerintah Belanda mengeluarkan Haatzai Artikelen. Yaitu Undang – Undang yang mengancam Pers, apabila dianggap menerbitkan tulisan – tulisan yang menentang Pemerintah Belanda kalah itu.
-       Pers Garda Demokrasi Bangsa dalam profesinya, pers tunduk pada ketentuan perundang – undangan yang berlaku dan norma – norma agama, Sosial, dan Budaya setempat.Sedangkan penggunaan bahasa Jurnalistik, pers tunduk pada kaidah dan etika bahasa yang baku. Begitu besarnya peran Media Informasi, terhadap kelangsungan hidup sebuah Negara yang  berdaulat berdasarkan Fakta dan Data yang akurat, jujur dan dipercaya masyarakat, maka para wartawan dalam menjalankan tugasnya harus memiliki sertifikat uji kompetensi profesi kewartawanan yang dikeluarkan oleh Dewan Pers.
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

loading...