Pengunjung Blog

Histats.com © 2005-2014

INFO BABEL

PEMDA BELITUNG

PEMDA BELITUNG TIMUR

BUKA FOTO UNIK ATAU VIDEO UNIK, ANDA AKAN TERSENYUM

OKNUM PELAKU PANEN SAWIT DI HP SENGKELIK SIJUK MENUNGGU VONIS TERSANGKA ?

Diposkan oleh On 7:07 AM with No comments



               Warga Pelepak Pute demo di Kantor DPRD Kabupaten Belitung beberapa bulan lalu

Humas LSM Lintar Belitung Hermanto Menjelakan,” saat itu Dinas Tanaman Pangan Dan Holtikultura, Peternakan, Perkebunan, Kehutanan, Dan Ketahanan Pangan Kab. Belitungmengirim surat kepada kepala Desa Pelepak Pute dengan no.522/090/IV/DTPHP2KKP tertanggal 22 januari  2015 yang  isi intinya “ semua pihak tidak diperkenankan untuk melakukan aktifitas (mengambil atau memanen) didalam kebun sawit yang masuk dalam kawasan hutan sebelum ada penyelesaian tumpang tindih dan legalitas dari penjabat berwenang.
“ Ternyata surat dari  Dinas TPHP2KKP Kabupaten Belitung dianggap angin lalu oleh oknum Kepala Desa Pelepak Pute, sehingga pada tanggal 12 Desember 2014 oknum kades bersedia pasang badan bertanggungjawab mlakukan pengambil alihan lahan sawit tersebut dan memanen sawitnya, tanpa dilengkapi dengan dokumen resmi, saat itu BUMDes Pelepak Pute belum terbentuk, pengelolahan sawit terus dilanjutkan justru kemudian Desa Pelepak Pute membentuk BUMDes dibuktikan berdasarkan akta notaris an. Ny.Linawati Hasan S.H dengan nomor akta 32 tanggal 26 Januari 2015  dan langsung mengelolah lahan sawit tersebut sampai bulan Maret 2016 sesuai dengan surat pengantar pengiriman tandan buahsegar (TBS) sawit dan diduga menghasilkan masukan dana diduga sekitar 4 Milyar dan belum jelas kemana dana tersebut, masyarakat sudah melapor ke Polres Belitung jadi kami mohon kepada Polres Belitung segera bertindak menentukan Tersangka, siapapun dia walaupun pejabat yang terlibat harus bertanggungjawab,” ungkap Hermanto.

Kades Pelepak pute Anang Jaelani beberapa waktu lalu ketika dikonfirmasikan dan bertemu di depan masjid Jami Tanjungpandan kepada wartawan mengatakan, “ apa yang saya lakukan sudah dapat ijin dari Bupati Belitung secara lisan dan sudah melalui kesepakatan bersama jadi apapun yang terjadi saya siap pasang badan karena semua ini saya lakukan demi masyarakat Desa PelepakPute,” Jelas Anang Jaelani.

Suhardi Warga Pelepak Pute mengatakan,” menurut pantauan saya, dana yang dihasilkan dari panen sawit tersebut diduga dimanfaat hanya untuk kepentingan kelompok tertentu dan tidak jelas,akibatnya pada tanggal 29 juli 2016 Masyarakat yang terdiri dari Ketua Adat, Tokoh Agama, Masyarakat umum, secara bersama-sama memberikan laporan kepada Polres Belitung, terhadap Pengurus BUMDES dan kepala desa Pelepak Pute, dan saat ini kasus masih dalam proses di Polres Belitung.
“ selanjut pada tanggal 16 maret 2017 dilakukan pengukuran dan pemetaan lahan sawit yang masuk kawasan di lahan PT.Rebinmas Jaya di Desa Pelepak Pute yang dilakukan oleh Dinas Kehutanan Provinsi Babel disaksikan oleh warga dan pihak dari Kepolisian,menindak lanjut laporan warga tersebut, tanggal 15 mei 2017 perwakilan warga pelepak pute ke Polres Belitung namun tidak bertemu Kapolres, tetapi mendapat informasi bahwa pihak polres sudah mengirim surat ke Dinas Kehutanan untuk meminta hasil pengukuran dan pemetaan lahan sawit yang masuk kawasan di lahan PT.Rebinmas dan saat ini kami lagi menunggu hasilnya apakah lahan tersebut masuk dalam kawasan hutan produksi,” jelas Suhardi.



Sekretaris LSM Lintar Lubis Riansyah menambahkan,” pada tanggla 6 juni lalu bertemu Kepala Dinas Kehutanan Belitung,  Ibu Endang dan beliau mengatakan lahan sawit tersebut masuk dalam kawasan hutan Produksi dan sudah lama diketahui, dan ketika saaya bertemu dengan Kepala Perwakilan Dinas Kehutanan Provinsi Babel Yulianta iapun mengatakan bahwa surat dari Polres  Belitung sudah dibalas beberapa minggu dan surat tersebut terlampir hasil pengukuran dalam bentuk peta lahan yang terkena kawasan Hutan Produksi,” ungkap Lubis Riansyah. ( Tim) )


Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

loading...