Pengunjung Blog

Histats.com © 2005-2014

INFO BABEL

PEMDA BELITUNG

PEMDA BELITUNG TIMUR

BUKA FOTO UNIK ATAU VIDEO UNIK, ANDA AKAN TERSENYUM

Gubernur MOU Optimalisasi Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Bersama IPDN

Diposkan oleh On 10:45 PM with No comments




JATINANGOR, JAWA BARAT - Gubernur Bangka Belitung DR. Erzaldi Rosman, SE, MM melakukan penandatangan nota kesepakatan bersama antara Pemerintah Provinsi Bangka Belitung dengan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) tentang optimalisasi pendampingan dan penguatan penyelenggaraan pemerintahan desa bagi aparatur pemerintah provinsi dan kabupaten se-Provinsi Bangka Belitung pada Senin (17/7/2017) di Gedung Rektorat Kampus IPDN Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat.
Erzaldi mengatakan mengingat pentingnya MOU ini, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ingin mengajak bersama-sama satu visi agar serapan dana desa dapat optimal. Menurutnya, mungkin bagi pemerintah provinsi maupun kabupaten, dana desa ini terasa kecil, tapi untuk serapan di desa dana ini cukup berarti. Untuk itu jika serapan dana desa ini tidak optimal maka pembangunan daerah di desa pun akan kecil.

" Mari kita satu visi agar serapan dana desa dapat optimal. Jika serapan dana desa ini tidak optimal maka pembangunan daerah di desa pun akan kecil, " Ungkapnya.
Gubernur berharap agar implementasi dari kesepakatan ini dapat segera terealisasi, meskipun menurutnya kesepakatan ini akan direalisasi pada Januari tahun depan, tetapi Ia berharap dalam penyusunan program kegiatan di desa dalam waktu dekat agar pihak IPDN bisa mulai mendampingi. Ia juga berharap agar kesepakatan ini nantinya dapat memberikan manfaat untuk semua pihak.
Sementara itu Gubernur IPDN Prof. DR. Ermaya Suradinata, M.H, M.S mengatakan pelaksanaan MOU ini adalah bentuk nyata pentingnya pendampingan terhadap kepala desa agar pengelolaan dana desa dapat berjalan dengan baik serta dapat meningkatkan pendapatan desanya.
" Pelaksanaan MOU ini adalah bentuk nyata pentingnya pendampingan terhadap kepala desa agar pengelolaan dana desa dapat berjalan dengan baik serta dapat meningkatkan pendapatan desanya, " Tegasnya.
Ermaya menjelaskan saat ini IPDN mempunyai sebuah lembaga kajian ilmu pemerintahan yang baru dibentuk guna mewadahi permintaan daripada Gubernur, Bupati dan Walikota untuk membangun suatu daerah. IPDN sebagai lembaga dinas saat ini tidak hanya mengelola kampus saja tetapi juga mengelola program profesi.
" Jadi nanti Gubernur, Bupati dan Walikota bisa mengirim pegawai yang bukan alumni IPDN untuk ikut program profesi dan nantinya bisa menjadi alumni IPDN setelah lulus, " Jelas Ermaya.
Saat ini, Ermaya menambahkan IPDN telah membuka masing-masing program profesi untuk S1, S2 dan S3 sebanyak 100 orang. Bekerja sama dengan KPK, BIN, BKN dan juga Menpan, IPDN berharap tahun depan penerimaan mahasiswa program profesi ini meningkat dengan target hingga 2000 orang.
Sumber: Dinas Kominfo Penulis: Suci Lestari/Evani Fotografer: Rizky/Evani

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

loading...