Pengunjung Blog

Histats.com © 2005-2014

INFO BABEL

PEMDA BELITUNG

PEMDA BELITUNG TIMUR

BUKA FOTO UNIK ATAU VIDEO UNIK, ANDA AKAN TERSENYUM

KADES BUKU LIMAU BELITUNG TIMUR BANTAH DI WILAYAHNYA ADA AKTIFITAS PENANGKAPAN IKAN MENGGUNAKAN KAPAL KONGSI

Diposkan oleh On 5:18 PM with No comments



 

Ketika di konfirmasi melalui WA dan tatap muka,  Kades Buku Limau Mukhlisin mengatakan, “
Siapa bilang pak.. Sebaiknya di cek atau suruh airud langsung turun kelapangan biar jelas kalau begini kan yang ada hanya katanya.., saya sendiri aja gak pernah lihat gimana bentuk kapal compreng itu..
Trus bersandar dimana..? Banyak orang pak mengaku orang pulau dan benar ada keluarga di pulau ada rumah di pulau, cuman selama ini hanya di manggar, tampa tau apa yang sebenarnya terjadi dan gimana keadaan pulau, sudah berulang kali saya bilang sejauh mata memandang dan pantauan kami tak satupun kongsi operasi, tidak tahu kalau di daerah Pesemut berlian atau pulau nangka, Ini sudah dari kemarin saya sampaikan pak.. Jadi kalau bapak menanyakan hal ini terus menerus dan saya sudah jelaskan yang sebenarnya, Saya jadi pusing pak, mereka ribut nanya kongsi sementara kami di pulau tidak ada lihat kongsi..,” ungkap Mukhlisin

“ saya jelaskan bahwa memang beberapa waktu lalu ada pemilik  kapal kongsi ingin melakukan penangkapan ikan diwilayahnya, namun tidak jadi, awalnya setelah kami dari pihak desa melakukan pertemuan dengan warga dan pemilik kongsi disaksikan juga dengan Babin kami, akhirnya sepakat mengizinkan aktifitas kapal kongsi melakukan penangkapan ikan, dengan kesepakatan memberikan kontribusi dana seseuai kesepakatan sebesar Rp.20.000.000,- yang akan digunakan untuk pembuatan Masjid, pemilik kongsi setuju, uang dimuka baru bisa aktifitas,namun kesepakatan ini gagal, karena ternyata warga yang tidak mengikuti rapat tidak setuju, terjadilah pro dan kontra akhirnya saya putuskan kesepakatan dibatalkan  begitu cerita awalnya, kalau berbicara masalah kerusakkan apakah panah,bubu ini tidak mengalami kerusakan seperti yang dilakukan oleh kapal kongsi ? sementara panah dan bubuh legal, kalau bicara kerusakan, sayakan orang pulau, bubu tidak akan menangkap ikan kalau tidak diatas karang pasang bubunya kena arus kiri kanan timbul angin barat  pasti tergeser habis juga karang tapi illegal, kemudian panah apakah sambil berenang manah ikan pasti diam pasti nginjak karang merusak karang juga,sama juga posisi kongsi seperti itu, yang penting saat ini kapal kongsi tidak beroperasi diwilayah buku limau kalau diluar itu terserah mereka,jadi begini.. intinya pada prinsip saya, apa kata orang diluar sana,yang penting di daerah saya khususnya dimana saya naungi mereka tidak mengatakan saya jelek, diluar desa rebut masalah kongsi, selain di desa saya tidak rebut biarkan saja mereka diluar rebut, kemudian saya beritahu, Ketua BPD kami adalah BPD Buku Limau pertama dia tidak punya rumah di pulau terakhir diturun ke pulau tanggal 11 september, itupun dia turun kepulau minta uang untuk perjalanan dinas, kemudian ketua LPM kami pak bedu susah lama tidak suka dengan saya walaupun di masih keluarga, mungkin sudah beberapa bulan tidak kepulau, lucunyanya sumbernya dari orang orang ini mereka kan dmanggar, walaupun KTPnya buku limau mereka selalu dimanggar,gimana mau tau situasi disana kalau mereka tidak turun langsung ke pulau, dari mana ada kapal kongsi bersandar dipulau ? ndakada ceritanya kapalkongsi dibiarkan bersandar di pulau walaupun diizinkan masang, tidak pernah, saya heran dengan mereka mereka seolah olah saya busuk di mata mereka,” ungkap  Mukhlisin. ( Ali Hasmara )
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

loading...